Searching...
July 29, 2011
Friday, July 29, 2011

Run VLC from SuperUser A.K.A ROOT

Udah kayak judulnya, beberapa backtracker bakalan nemuin kesulitan dibeberapa aplikasi yang gak bisa dijalanin dengan akses ROOT. Misalnya, Chromium, VLC, dan beberapa Applet Manager. Tapi semuanya bisa ditanggulangin. Intinya satu, LINUX adalah OS open source, artinya kita bisa memodifikasi sistem dan software-software-nya semau kita :D

Kali ini kita bakalan bahas VLC. Yap, video player ini emang powerfull karena mendukung banyak codec dan subtitle support. Untuk memodifikasi sistemnya, kita ubah konfigurasi di VLC-nya. Caranya, pertama yang harus disiapkan adalah hexedit. Saya anjurin buat pake ghex [Gnome Hex Editor]. Kalo belom ada ghex, install aja pake aptitude:



Code:
root@blusp10it:~# aptitude install ghex


Langkah selanjutnya adalah membuka konfigurasi VLC dengan ghex. Buka ghex kamu, terus pilih "File" >> "Open" >> /usr/bin/vlc


Abis itu, kamu bakalan ngeliat tampilan hex, jangan puyeng dulu. Cari kata-kata ini:

geteuid._libc_start_man
Itu di Unsigned bit nomer 116
Terlalu ribet? Ni skrinsutnya:



Ganti jadi:

getppid._libc_start_man
Ni skrinsutnya kalo ribet:



Inget, sistem penulisan di ghex pada dasarnya adalah perhitungan memory allocation, jadi sistem penulisannya >> OVR. So, kalo mau ngeganti tulisan, gak usah pencet backspace atau delete, cukup tiban aja biar panjang memorynya selalu sama dan gak ada error. Save kofigurasi barunya dengan mencet CTRL+S atau "File" >> "Save". Udah gitu, kelar deh. VLC kamu bisa run sebagai ROOT.

blusp10it

2 comment:

Post a Comment

 
Back to top!