Searching...
June 29, 2012
Friday, June 29, 2012

red-dragon's Mind Set

Di dalam postingan ini, anda tidak akan menemukan tutorial menggunakan sebuah hacking tool. Yang ada hanyalah semua yang saya pikirkan. Ini adalah cara saya memandang sesuatu, saya tau mungkin ini tidak sejalan dengan pikiran anda. So.... Welcome to my life.


1. Mereka bilang saya skeptis


Yaaa. Benar. Saya tidak percaya pada apapun dan siapapun. Mengapa? Tentu saja karena hal ini yang membuat saya mandiri, dan tetap berkarya sampai sejauh ini.


2. Hacker?


Sejujurnya, saya lebih suka ketika saya mendapat gelar atau julukan hacker, dibanding dengan penetration tester. Cara kerja saya memang seperti penetration tester, namun entah mengapa saya lebih suka dengan julukan hacker. Ada kesan tersendiri yang muncul ketika seseorang menjuluki saya hacker linux.


3. Mereka bilang saya autis?


Sejujurnya, saya tidak tau apa yang dimaksud dengan autis. Persetan dengan kata-kata itu. Namun jika anda menjuluki karena saya autis (terlalu asik) di depan backtrack, saya rasa itu sebuah pujian.


4. Seseorang membajak isi posting blogger anda.


Biarlah si bodoh tetap menjadi si bodoh dengan menjiplak hasil karya orang lain. Yang mereka inginkan hanyalah ketenaran di dunia maya. Biarlah bibir bokong tetap meniru suara auman naga.


5. Kuliah dan bekerja, mana yang lebih penting?


Tidak keduanya, yang saya butuhkan hanyalah sebuah komputer, dan operasi sistem di dalamnya untuk menjadi orang sukses. Saya bukan tipe pelajar yang baik, sejujurnya, naluri saya berkata TIDAK kepada orang yang mengajari saya. Rasanya seperti anak kecil yang diajarkan berbicara. Dan saya bukan tipe pekerja yang baik, karena naluri saya berkata TIDAK kepada orang yang memerintah saya. Omong kosong, saya adalah root@bt. Tidak ada yang lebih tinggi dari root. Saya akan mempekerjakan mereka yang pantas bekerja di bidang system security.


6. Cita-cita anda apa?


Saya punya cita-cita besar. Saya ingin membuka kursus penetration tester di indonesia dengan biaya yang murah. Saya pikir itu akan menjadi lahan bisnis yang menggiurkan mengingat semua hal akan menjadi digital ketika internet sudah merambah ke dunia bisnis.


7. Apa pandangan anda tentang hacker indonesia?


Sayangnya mereka selalu melupakan 3 tahapan dalam aturan hacking. Reconnaissance, gaining access, dan covering track. Tidak jarang hacker yang gagal, ataupun tertangkap oleh pihak yang berwajib dalam melakukan aksi hacking. Hacking bukan sesuatu yang hanya dikerjakan dalam satu kali tembak, terkadang anda membutuhkan bantuan dari perangkat lain untuk membuat skill anda menjadi flawless.


8. Apa motivasi anda sejauh ini?


Tidak ada, bahkan saya tidak mempercayai kekuatan motivasi. Saya hanya memiliki kekuatan untuk mencoba hingga berhasil. Dan semua itu harus selesai dengan tangan saya sendiri. Saya bukan tipe orang yang pandai berkomunikasi, persetan dengan sosialisasi. Saya bisa melakukannya sendiri, gagal bukanlah akhir, menyerah bukanlah pilihan.


9. Apa anda memiliki murid?


Ya, tentu saja. Saya sangat suka mengajar backtrack. Sebut saja v10l3t, m0nst3r, mp1k, s4N, eRl4n6, Black Dragon, s3ty0, dan banyak lagi. Mereka bukanlah pelayan saya, mereka adalah penerus saya yang saya hargai. I love you guys. May the dragon be with you all.


10. Apa motivasi anda mengajar?


Saya sadar, tidak ada kampus yang mengajarkan system unix dalam bidang digital security. Dan indonesia sepertinya memiliki kesadaran yang kurang dalam hal itu. Bayangkan saja, rata-rata pengguna facebook indonesia, menggunakan tanggal lahir, atau nomer telepon mereka sebagai password account mereka. Banyak website indonesia yang masih menjadi korban defacing. Bahkan ada juga beberapa server indonesia yang mengalami server rooting. Saya merasa iba sekali kepada mahasiswa yang sehari-harinya hanya mengerjakan tugas dari dosen tanpa tau apa yang harus dia lakukan. Mereka lebih memilih melakukan sesuatu yang bukan menjadi hobynya. Saya tau itu tanggung jawab mereka, namun mencontek, membolos, dan berhura-hura bukanlah pilihan mereka. Saya harap anda memiliki sesuatu untuk dipelajari dimana anda bisa menemukan bakat dan minat anda di dalam bidang itu.


11. Ada lagi yang membuat anda iba?


Ya, sebut saja kampus saya. Entah mengapa mereka mem-blacklist organisasi dan blog ini. Saya harap mereka dapat mempelajari bagaimana hacker mengacaukan system mereka, bukan menghambat orang lain untuk mendapatkan ilmu yang tidak mereka berikan di perkuliahan. Bodoh sekali mengingat mereka selalu kebobolan ketika saya datang (setidaknya saya datang untuk menggunakan internet di sana 1-2 kali dalam 1 minggu), apa yang kalian kerjakan? Pemrograman? Kompilasi? Berikan mahasiswa kalian UNIX, dan kalian akan mandapatkan mahasiswa yang lebih bermutu.

Ini hal terakhir yang akan saya sampaikan.

Ingat hakikat anda sebagai manusia adalah mendengarkan, bukan berbicara. Sadarkah anda tetap dapat mendengar walau anda tidak diajarkan bagaimana caranya mendengar? Sadarkah anda dapat berbicara karena anda diajarkan untuk itu? Jadilah orang cepat mendengar, dan tidak terburu-buru dalam menganggapi. Jangan memberikan tanggapan lebih cepat dari pada mendapatkan informasi dari apa yang anda dengar. Belakangan ini saya merasakan bahwa hal tersebut memang benar-benar esensial bagi manusia. Bayangkan seseorang yang menghakimi anda tanpa tau seluk beluk anda, bayangkan bagaimana rasanya berhadapan dengan orang yang pandai berbicara namun tidak tau kapan waktu yang tepat untuk mendengar, dan bagaimana caranya mendengarkan. Saya berhadapan dengan orang-orang ini setidaknya 2-3 orang dalam satu hari. Dalam benak saya bertanya, mengapa Tuhan memberikan otak kepada di pandai lidah ini? Saya harap mereka benar-benar menyadari betapa pentingnya mendengarkan sebelum berbicara. Karena semakin anda tenang, semakin banyak yang dapat anda dengar. Semakin banyak yang anda dengar, semakin banyak yang anda dapatkan. Kualitas seseorang ditentukan dari seberapa banyak yang ia miliki.

<< back | track
the quieter you become, the more you are able to hear 

 

5 comment:

Post a Comment

 
Back to top!